Yuk, Kenali Sistem Proteksi Kebakaran Aktif dan Pasif Disini!

Pernah dengar istilah sistem proteksi kebakaran aktif dan pasif? Kalau belum, tenang saja, karena kamu berada di tempat yang tepat untuk menggali lebih dalam. Kebakaran bisa terjadi kapan saja dan di mana saja, jadi mengerti cara kerja sistem proteksi ini penting banget, lho!

Nah, di artikel ini kita akan ngulik lebih dalam tentang kedua sistem ini, mengapa mereka penting, dan bagaimana mereka bekerja bersamaan untuk menjaga kita semua. Pastikan kamu simak uraian lengkap berikut ini sampai selesai ya!

Apa Itu Sistem Proteksi Kebakaran Aktif dan Pasif?

sistem proteksi kebakaran aktif dan pasif sistem proteksi aktif fire suppressionBaik sistem kebakaran aktif maupun pasif keduanya ini merupakan komponen penting dalam upaya memproteksi diri dari bahaya kebakaran. Pertama-tama, sistem proteksi kebakaran aktif ini adalah sistem yang cara kerjanya langsung terlibat dalam upaya memadamkan kobaran api.

Jadi, kalau ada api muncul, sistem ini langsung turun tangan buat menghentikannya, contoh yang paling umum dari sistem aktif adalah sprinkler. Pasti kamu pernah lihat, kan, di film atau mungkin di mal, ada semacam kepala semprot di langit-langit? Nah, itu dia sprinkler.

Sistem pemadam kebakaran ini nantinya akan mendeteksi panas dari api, lalu otomatis menyemprotkan air ke area yang terbakar. Keren, kan? Selain sprinkler, ada juga alat pemadam api dan sistem alarm yang bisa langsung memberitahu semua orang di gedung bahwa ada kebakaran.

Nah, sekarang beralih ke sistem proteksi kebakaran pasif, sistem ini kerjanya lebih ke dalam struktur bangunan itu sendiri. Misalnya, penggunaan material yang tahan terhadap api baik pada dinding, pintu, dan lantai sebuah bangunan atau gedung bertingkat.

Bayangin aja, kalau ada api di satu ruangan, sistem pasif ini akan memenjarakan api di ruangan tersebut, sehingga api nggak bisa jalan-jalan ke ruangan lain. Ada juga kompartemenisasi, yaitu membagi gedung menjadi beberapa zona yang terpisahkan oleh dinding atau lantai tahan api, sehingga membatasi penyebaran api.

Penting buat kamu tahu bahwa sistem proteksi kebakaran aktif dan pasif ini bekerja bersamaan untuk memberikan perlindungan yang optimal. Bayangin aja, kalau cuma ada sistem aktif tapi tidak ada sistem pasif, api yang sudah padam bisa tiba-tiba muncul lagi karena strukturnya tidak mendukung.

Atau sebaliknya, kalau hanya ada sistem pasif, api mungkin tidak menyebar tapi tetap ada di satu tempat dan perlu kamu padamkan. Intinya, baik sistem proteksi kebakaran aktif maupun pasif itu kayak tim yang harus kompak, saling melengkapi untuk memastikan keselamatan dari kebakaran.

Harus Tahu! Inilah Manfaat Sistem Proteksi Kebakaran Aktif dan Pasif

sistem proteksi pasif harga pintu fire doorsKedua sistem ini memang punya peran cukup krusial dalam menjaga keselamatan dan aset-aset yang kamu punya dari bahaya kebakaran. Nah, berikut ini adalah beberapa manfaat yang akan kamu peroleh ketika memilikinya, simak baik-baik ya!

1. Sistem Proteksi Kebakaran Aktif

  • Cepat Tanggap dalam Situasi Darurat: Sistem ini dilengkapi dengan alat-alat seperti sprinkler dan alarm yang langsung aktif ketika terdeteksi adanya api. Jadi, tidak perlu menunggu lama, sistem ini langsung kerja keras untuk memadamkan api saat tengah terjadi kebakaran.
  • Mengurangi Resiko Kerusakan Besar: Dengan adanya sistem proteksi kebakaran aktif dan pasif, api bisa diatasi sebelum meluas, loh! Sehingga, kerusakan yang terjadi bisa kamu minimalisir.
  • Menyelamatkan Nyawa: Sistem aktif bisa memberi peringatan dini sehingga orang-orang di gedung bisa segera mengungsi ke titik yang aman.

2. Sistem Proteksi Kebakaran Pasif

  • Penghalang Api: Material bangunan tahan api seperti beton atau baja yang melambatkan penyebaran api, hal ini penting banget buat memberi waktu lebih pada kamu untuk evakuasi.
  • Pemisahan Ruang: Desain bangunan yang memisahkan area yang mudah terbakar dengan area lain, menghindari penyebaran api yang cepat.
  • Akses dan Exit: Jalan keluar darurat dan tangga yang aman, membantu evakuasi jadi lebih cepat dan teratur saat kebakaran.

5 Jenis Perangkat Sistem Proteksi Kebakaran Aktif

sistem proteksi kebakaran aktif adalah komponen fire alarmUntuk memproteksi bangunan atau gedung dari kebakaran, kamu bisa menggunakan sistem proteksi kebakaran aktif dan pasif yang sesuai dengan kebutuhan spesifik. Nah, khusus untuk sistem proteksi aktif ini terbagi menjadi 5 jenis perangkat, berikut ini penjelasannya!

1. Fire Detector

Alat ini kayak mata elang yang siaga, loh! Karena, fire detector bekerja dengan mendeteksi asap, panas, atau api secepat kilat. Jadi, sebelum api sempat bikin lebih banyak kerusakan, sistem proteksi kebakaran ini sudah langsung bereaksi. Ada beberapa jenis detektor yang bisa kamu gunakan antara lain smoke detector dan heat detector, flame detector dan gas detector.

2. Fire Alarm System

Ini nih yang bikin heboh kalau ada tanda-tanda bahaya kebakaran! Fire alarm system ini nggak cuma penting buat kasih tahu kalau ada kebakaran, tapi juga penting untuk memastikan semua bisa keluar dari gedung dengan aman. Sistem ini termasuk sirine, lampu strobo, manual call point dan panel kontrol yang memudahkan pengelolaan saat darurat kebakaran.

3. Fire Sprinkler System

Sistem proteksi kebakaran aktif satu ini bagaikan pahlawan yang bertarung langsung dengan api. Pasalnya, fire sprinkler langsung menyemprotkan air ke area yang terdeteksi kebakaran, sehingga sistem ini sangat efektif untuk memadamkan api di awal sehingga kerugian lebih minim.

4. Fire Suppression System

Berikutnya ada sistem yang pakai bahan kimia atau gas untuk memadamkan api tanpa merusak peralatan atau dokumen penting. Sistem proteksi kebakaran aktif ini sangat cocok banget nih buat ruangan yang banyak peralatan elektronik atau dokumen penting, seperti data center atau arsip.

5. Fire Hydrant System

Terakhir, fire hydrant yang siap beraksi dengan menyediakan akses cepat ke pasokan air yang banyak. Kehadiran sistem ini sangat penting di luar bangunan, karena memungkinkan pemadam kebakaran untuk mendapatkan sumber air yang memadai.

5 Perangkat Sistem Proteksi Kebakaran Pasif

sistem proteksi kebakaran aktif dan pasif sistem proteksi kebakaran pada bangunanSelanjutnya ada sistem proteksi pasif yang berfungsi bukan cuma untuk melindungi, tapi juga untuk meminimalisir risiko kerusakan atau cedera saat kebakaran terjadi. Sistem ini terbagi menjadi 5 jenis yang bisa kamu sesuaikan dengan kebutuhan, untuk informasi lebih detailnya cek penjelasan berikut!

1. Fire Doors (Pintu Darurat Kebakaran)

Ini bukan pintu biasa, lho! Pintu ini memiliki desain khusus untuk menahan panas dan api saat terjadi kebakaran. Jadi, pintu ini bisa menahan jilatan api supaya tidak meluas ke area lain dan bisa menyebabkan kerusakan lebih banyak.

2. Emergency Exit Doors (Pintu Evakuasi)

Nah, ini nih yang sering kamu lihat di mall atau bioskop, pintu ini dibuat supaya orang-orang bisa cepat keluar dari gedung dalam situasi darurat. Oleh karena itu, pastikan emergency exit doors (pintu evakuasi) gampang dibuka dan nggak terhalang apa-apa ya!

3. Smoke Containment (Partisi Penghalang Asap)

Asap bisa jadi lebih berbahaya daripada api loh karena bisa bikin orang susah bernapas. Nah, perangkat ini fungsinya untuk membatasi penyebaran asap ke area lain sehingga jalur evakuasi tetap aman dan terlihat.

4. Fire Resistant Materials (Material Tahan Api)

Bahan-bahan ini digunakan di dinding, lantai, dan langit-langit dengan menggunakan material khusus yang tahan terhadap api. Sehingga saat terjadi kebakaran, penyebaran api bisa diperlambat, memberi waktu lebih banyak buat semua orang untuk evakuasi.

5. Fire Separation (Pemisah Api)

Perangkat ini sebenarnya mirip seperti pintu darurat, tapi ini lebih ke pembagian zona di dalam bangunan. Fungsinya untuk membatasi api dalam satu area tertentu, jadi api nggak gampang menyebar ke bagian bangunan lain.

Standar Instalasi Sistem Proteksi Kebakaran Aktif dan Pasif yang Harus Kamu Patuhi!

sistem proteksi kebakaran aktif dan pasif Standar Instalasi Sistem Proteksi KebakaranDi Indonesia, pemasangan sistem proteksi kebakaran itu nggak boleh sembarangan, loh! Ada standar khusus yang harus kamu ikuti supaya semua bisa aman. Nah, biar kamu nggak bingung, simak penjelasannya berikut ini!

  • Peraturan Menteri PU No. 26/PRT/M/2008 tentang Pedoman Teknis Sistem Proteksi Kebakaran pada Bangunan Gedung dan Lingkungan
  • SNI 03-3989-2000 untuk Instalasi Fire Alarm
  • SNI 1746-2008 tentang Tata Cara Perencanaan Sistem Plambing dan Perpipaan pada Bangunan
  • SNI 03-6575-2001 Tentang Pemasangan Alarm yang Terhubung dengan Sensor Asap dan Panas.
  • SNI 03-1745-2000 Perencanaan dan Instalasi Pipa Tegak
  • SNI 03-1735-2000 Perencanaan Akses Bangunan dan Lingkungan
  • SNI 03-1736-2000 Perencanaan Sistem Proteksi Pasif untuk Pencegahan Bahaya Kebakaran

Penting banget buat setiap gedung untuk mematuhi aturan-aturan tentang sistem proteksi kebakaran aktif dan pasif tersebut. Jadi, jangan sampai lupa ya untuk selalu memeriksa dan memastikan sistem proteksi kebakarannya sesuai standar. Jika kamu butuh produk berkualitas bisa hubungi kami dengan klik disini!

Leave a Comment

0
powder APAR teruji dan bersertifikat DamkarAPAR TKDN E-Katalog GuardALL dan produknya.