Fungsi Hydrant Nozzle

Menurut Kalian, Apakah Fungsi Hydrant Nozzle ? apa saja jenisnya?

Fungsi Hydrant Nozzle

Pada dasarnya fungsi hydrant noozle itu adalah untuk mengarahkan adanya pancaran air yang terdapat di dalam selang (bagian ujung selang) ketika terjadi kebakaran. Jadi, nozzle disini akan mensuplai air saat terjadi kebakaran, dan sekaligus akan memberi akses untuk pemadam kebakaran dengan cara yang optimal dalam pemakaian air. Di samping itu, untuk pembuatannya, alat ini berasal dari material baja yang berkualitas. Sehingga, membuat alat ini menjadi lebih tahan lama dan bebas korosi di semua cuaca.

Fungsi Hydrant Nozzle dan Prinsip Kerjanya

Bagi mereka yang bekerja di lingkungan perusahaan, misalnya saja seperti di pabrik, hotel, dan tinggal di asrama, atau di sekolah, tentu harus mengetahui cara kerja dari hydrant system. Karena beberapa tempat tersebut biasanya bisa juga mengalami ancaman terjadinya kebakaran. System ini menggunakan media air untuk mengatasi terjadinya kebakaran. Jadi, secara umum, prinsip kerjanya sebenarnya sama seperti system yang digunakan pada pipa air yang terdapat di dalam perumahan yang berfungsi untuk mengalirkan air. Namun, meskipun begitu, terdapat beberapa perbedaan di antara prinsip kerja dari hydrant system dengan pompa air. Yang membedakan keduanya ini bisa dilihat dari komponen yang dipakai dan rancangan sistemnya.

Jenis-Jenis Hydrant Noozle

Jenis-jenis hydrant noozle ini terdiri dari 2 bagian, yaitu jet noozle (smooth hydrant nozzle) dan variable nozzle (spray hydrant noozle). Dimana untuk lebih lengkapnya akan kami jelaskan di bawah ini, antara lain:

Jet Hydrant Nozzle

  1. Jet nozzle ini bisa mengontrol pancaran air yang telah keluar berbentuk solid stream atau lurus dengan tekanan yang besar dan padat. Sehingga, jenis ini cukup bagus bila digunakan untuk memadamkan api pada jarak jauh.
  2. Jet nozzle ini mampu memancarkan air hingga menembus jarak jauh, dimana para petugas akan tetap merasa aman saat sedang bertugas memadamkan api, namun tetap tidak menghilangkan fungsinya sebagai pemadam kebakaran.
  3. Jet nozzle ini mampu menembus adanya kobaran api dan langsung menuju sampai titik api, karena jet nozzle ini memiliki pancaran air yang jauh dan padat.

Variable Nozzle (Spray Hydrant Nozzle)

  1. Jenis ini kebalikan dari jet nozzle. Karena bentuk pancaran air yang dihasilkan cenderung berbentuk tirai atau berbentuk perisai yang menyebar.
  2. Selain itu, jika pada jet nozzle bertujuan memadamkan api dalam jarak jauh, namun untuk jenis ini justru digunakan untuk mendekati adanya kobaran api dalam kondisi yang aman. Hal ini dikarenakan panas dan paparan dari kobaran api, beserta resiko terhadap terjilat oleh percikan api bisa langsung dicegah dengan adanya tirai air yang dibuat oleh nozzle jenis ini.
  3. Sehingga, untuk memadamkan api dengan jarak dekat, misalnya saja pada ruangan indoor, biasanya proses pemadaman api lebih sering menggunakan nozzle jenis ini. Karena yang dibutuhkan adalah untuk memadamkan api dalam jarak yang dekat dan tidak terlalu jauh.

Untuk membuat system kerja alat ini bisa berjalan sebagaimana mestinya, maka pengecekan terhadap alat ini dilakukan minimal selama 1 tahun sekali. Sehingga, system ini bisa berjalan dengan lancar. Selanjutnya, prinsip kerja dari hydrant tersebut nantinya bisa bekerja dengan maksimal. Tindakan ini dinamakan sebagai maintenance system.

 

Recommended Posts
Comments
pingbacks / trackbacks
  • […] menjangkaunya, maka Siamese connection ini menjadi tidak berarti fungsinya. Karena untuk pemakaian hydrant ini membutuhkan bantuan operator. Sementara bila dikombinasikan dengan penggunaan system sprinkle, […]

Leave a Comment

Contact Us

Ada yang bisa kami bantu?

Not readable? Change text. captcha txt