Alat Pemadam Api Ringan

Alat Pemadam Api Ringan

Alat Pemadam Api Ringan

Alat pemadam api ringan sesuai dengan istilahnya alat pemadam api jenis ini memiliki kemampuan memadamkan kebakaran skala ringan, agar kebakaran tidak membesar dan menyebar kemana mana. Alat pemadam memiliki ukuran 1kg sampai 9kg untuk ukuran portable, dan ukuran 25kg hingga 90kg untuk model trolley unit. Alat pemadam kebakaran digunakan untuk memproteksi lokasi bisnis seperti industri garment, otomotif, textile, mebel, makanan, serta area publik yang bertujuan selain untuk melindungi investasi juga berfungsi untuk melindungi pengunjung dari resiko terjadinya musibah kebakaran.

Jenis Alat Pemadam Api Ringan Dan Klasifikasi Kebakaran

Ada beberapa jenis alat pemadam api ringan, jenis alat pemadam api biasanya dibedakan berdasarkan media yang terkandung di dalam tabung alat pemadam api. Media yang umum digunakan di Indonesia adalah media Powder, Carbon Dioxide, serta Foam. Karakter sumber kebakaran yang berbeda mengharuskan kita mengenal dan menentukan jenis media alat pemadam api yang cocok.

Berikut Klasifikasi kebakaran yang harus kita ketahui agar Anda dapat menentukan alat pemadam api yang sesuai dengan kebutuhan.

Kelas A : kebakaran akibat benda padat
Kelas B : kebakaran akibat benda cair
Kelas C : kebakaran akibat gas
Kelas D : kebakaran akibat metal
Kelas E : kebakaran akibat listrik atau elektrikal

Alat Pemadam Api Ringan Jenis Powder

guardall alat pemadam api powder

Alat pemadam api ringan jenis powder menjadi media yang paling banyak diminati, karena kemampuan media powder yang dapat memadamkan semua kelas kebakaran. Alat pemadam berjenis Powder memiliki kelemahan kotor, media powder berpotensi meninggalkan residu setelah digunakan, pastikan apakah ruangan yang akan Anda proteksi menuntut kebersihan tinggi atau tidak. Jika ruangan harus selalu terjaga kebersihannya, segera tinggalkan powder ganti dengan media yang lebih tepat.

Alat Pemadam Api Ringan Jenis Carbon Dioxide

Co2 GuardAll

Tuntutan kebersihan di dalam ruangan terjawab sudah, karena alat pemadam api ringan media carbon dioxide merupakan pilihan yang sangat tepat. Media Carbon Dioxide memiliki pola kerja mendesak oksigen hingga kurang dari 16%, saat kondisi tersebut sudah tercapai maka kebakaran akan padam. Alat pemadam api ringan jenis carbon dioxide disamping memiliki kelebihan karena kebersihannya, saat digunakan media carbon dioxide memiliki satu kelemahaan yaitu tabung carbon dioxide dianggap oleh banyak pengguna terlalu berat. Kenapa alat pemadam api jenis carbon dioxide berat ? Karena media carbon dioxide memiliki tekanan tinggi maka tabung pemadam kebakaran media carbon dioxide dibuat dengan bahan steel yang sangat tebal sehingga berdampak pada berat tabung, beratnya tabung carbon dioxide membuat pengguna kurang leluasa saat mengopersionalkan alat pemadam api jenis ini.

Alat Pemadam Api Ringan jenis FOAM

foam guardall

Alat pemadam api ringan jenis foam tidak banyak digunakan, alat pemadam jenis foam hanya digunakan untuk memproteksi kebakaran klas B. Contoh penggunaan pemadam api jenis foam digunakan pada gudang bahan bakar, gudang tiner, dan bahan cair yang mudah terbakar lainnya. Karena kandungan airnya mencapai 94% media foam tidak disarankan digunakan pada kasus kebakaran akibat elektrikal. Cara kerja alat pemadam  jenis foam pada prinsipnya menurunkan kadar oksigen, proses penyelimutan foam menghambat oksigen memasuki area proses pembakaran. Kelemahan alat pemadam api jenis foam basah, kotor, mengkontaminasi.

Pilih alat pemadam api ringan sesuai dengan kebutuhan, kesalahan menentukan jenis alat pemadam dalat berakibat fatal. Sesuaikan kapasitas dengan calon penggunanya. Kapasitas alat pemadam terlalu berat justru kurang efektif.

Recommended Posts
Showing 4 comments
pingbacks / trackbacks

Leave a Comment

Contact Us

Ada yang bisa kami bantu?

Not readable? Change text. captcha txt